Authors: Indri Maharini, M Rifqi Efendi, Zahwa Syuhada Fitri, Chessa Nasya Putri
Latar Belakang: Ekstrak metanol dari buah palem merah (CrystotachysrendaBlume) mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, fenol, dan tanin yang memiliki sifat antioksidan. Senyawa ini berpotensi sebagai agen tabir surya karena kemampuannya dalam menyerap radiasi UV-B. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai Sun ProtectionFactor(SPF) dari ekstrak metanol buah palem merah sebagai bahan aktif dalam formulasi tabir surya. Metode:Penelitian ini diawali dengan proses ekstraksi simplisia buah palem merah menggunakan metode maserasi dan refluks. Pengukuran nilai SPF dilakukan secara in vitromenggunakan Spektrofotometri UV-Vis pada berbagai konsentrasi, yaitu 100, 400, 600, 800, dan 1000 ppm. Hasil:Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak metanol buah palem merah memiliki nilai SPF berturut-turut sebesar 6,12; 24,43; 29,20; 30,67; dan 31,00 pada konsentrasi 100, 400, 600, 800, dan 1000 ppm. Kesimpulan:Pengujian SPF menunjukkan bahwa pada konsentrasi 1000 ppm, ekstrak metanol buah palem merah memiliki nilai SPF sebesar 31,00, yang termasuk dalam kategori proteksi ultra.
If the download doesn’t start, click here.
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *
Komentar *
Nama *
Email *
Situs Web
Simpan nama, email, dan situs web saya pada peramban ini untuk komentar saya berikutnya.