• Tlp/WhatsApp 0813-6619-7197
  • puie2kolim@unja.ac.id

Penerapan Teknologi Pembuatan Permen Nenas di Desa Tangkit Baru Kabupaten Muaro Jambi

Article Summary -

Penerapan Teknologi Pembuatan Permen Nenas di Desa Tangkit Baru Kabupaten Muaro Jambi

Authors: Mursalin, Adion Nizori, Eva Achmad, Ade Octavia, Achmad Hizazi

Abstract

Desa Tangkit Baru merupakan daerah sentra produksi nanas di Provinsi Jambi. Selama ini, sebagian besar nanas dijual dalam bentuk segar, hanya sebagian kecil yang diolah menjadi selai dan jeli; belum ada produk olahan menjadi permen nanas atau produk sejenisnya. Minimnya pengetahuan tentang produksi permen nanas menjadi penyebab utama minimnya pengembangan usaha di bidang ini. Oleh karena itu, diperlukan adanya pendidikan, pelatihan, dan pendampingan produksi pembuatan permen nanas bagi mitra dan masyarakat Desa Tangkit Baru. Salah satu manfaat dari kegiatan ini adalah meningkatkan minat masyarakat untuk berwirausaha dengan melakukan diversifikasi produk nanas menjadi permen. Inisiatif ini bertujuan untuk mengomersialkan produk permen nanas dan menjadikannya sebagai komoditas yang memiliki potensi pemasaran tinggi, sehingga memberdayakan masyarakat untuk berwirausaha. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mengatasi masalah harga jual yang rendah dan meningkatkan daya tawar petani nanas. Permen nanas dibuat dengan merebus campuran sari nanas, sukrosa, dan glukosa dengan perbandingan 13:7:3. Sari nanas dibuat dengan mencampur nanas segar dengan air dengan perbandingan 2:1, kemudian diperas untuk memisahkan ampasnya. Selama proses perebusan, campuran diaduk secara intensif, terutama saat mulai mengental. Panas kompor dikontrol dengan hati-hati agar campuran dalam kuali tidak pernah melebihi 130°C, mencegah karamelisasi yang dapat menutupi aroma alami nanas. Setelah campuran mengental sepenuhnya dan kristalisasi selesai, campuran dituang ke dalam cetakan dan didinginkan. Terakhir, permen nanas dibungkus dalam plastik dan dikemas untuk dipasarkan.

📄 Download Full PDF

If the download doesn’t start, window.lazyLoadOptions=Object.assign({},{threshold:300},window.lazyLoadOptions||{});!function(t,e){"object"==typeof exports&&"undefined"!=typeof module?module.exports=e():"function"==typeof define&&define.amd?define(e):(t="undefined"!=typeof globalThis?globalThis:t||self).LazyLoad=e()}(this,function(){"use strict";function e(){return(e=Object.assign||function(t){for(var e=1;e

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *