Institutional Capacity

Program pengembangan institusi bertujuan untuk memperkuat kapasitas kelembangaan dan memperluas jaringan kerjasama dalam rangka mendorong reputasi PUI E2-KOLIM Universitas Jambi. Program dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada PUI E2-KOLIM mengacu pada roadmap atau peta jalan pengembangan institusi.

Gambar Road Map Peningkatan Kapasitas Institusi PUI E2-KOLIM

Beberapa Program Pengembangan Institusi yang akan dilaksanakan:

  1. Focus Grup Diskusi Roadmap Riset Unggulan adalah  dalam rangka penyusunan Rencana Induk Penelitian (RIP) PUI E2-KOLIM yang sesuai dengan visi misi Universitas Jambi, RIP LPPM Universitas Jambi dan tuntutan kebutuhan masyarakat serta target capaian yang diharapkan
  2. Penyusunan dokumen PUI untuk penguatan lermbaga kegiatannya meliputi penyusunan RENSTRA  5 tahunan PUI, SOP tata kelola PUI, penyusunan buku profil PUI dan program kerja tahunan PUI.
  3. Studi lanjut S3 bidang riset unggulan ditujukan kepada anggota PUI yang masih S2 untuk melanjutkan studi S3 bidang riset unggulan PUI.
  4. Kerjasama non riset yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas PUI. Kerjasama dilakukan dengan lembaga pemerintah, non pemerintah, perguruan tinggi, non perguruan tinggi, swasta dan lainnya. Kerja sama dilakukan dalam bentuk konsultan, diklat dan lain-lain.
  5. Kunjungan lembaga internasional, lembaga institusi yang akan dikunjungi adalah lembaga riset dan universitas luar negeri yang berhubungan dengan riset unggulan PUI. Visitasi dilakukan pada:
  6. Visitasi atau kunjungan kelembagaan ke perusahaan (dunia usaha) pengguna teknologi dan produsen produk terkait pembibitan kopi, perawatan kopi serta pemanenan dan pengolahan kopi. Selain ini juga dilaksanakan kunjungan kelembagaan terkait ekosistem mangrove dan dampak keberadaan ekosistem tersebut.
  7. Visitasi dan ekspose hasil riset secara berkala pada pengambil kebijakan dan pelaku usaha daerah untuk kerjasama pemberdayaan sosial ekonomi dan pelestarian budaya dan lingkungan serta menarik investasi.
  8. Kontrak bisnis industri diberbagai bidang pengembangan kopi liberika dan mangrove mulai dari pembibitan sampai pemasaran. Kontrak bisnis dengan perusahaan  Nestle Indonesia untuk produk pangan dan perusahaan Martha Tilaar untuk produk kosmetik.
  9. Pemeliharaan dan tata kelola laboratorium berupa penyusunan dan pengajuan laboratorium pendukung yang tersertifikasi dari Komite Nasional Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan (KNAPP) Kemenristekdikti.
  10. Penguatan fasilitas alat riset bidang budidaya dan pengolahan hasil.
  11. HKI (bibit unggul, antibiotik dan anti aging dari Kopi Liberika, buku Kopi Liberika dan vegetasi mangrove)
  12. Brand development terhadap produk kopi liberika.
  13. Terbentuk inkubator bisnis untuk industri kopi.